


Buruh perempuan di industri garmen tengah menghadapi masa-masa suram akibat gelombang PHK sepihak. Hamidah dan Siti Hajrah adalah dua dari ribuan pekerja yang menjadi korban. Sejak diberhentikan pada 28 Februari 2025, hidup mereka—yang menjadi penopang ekonomi keluarga—berubah drastis. Pil pahit harus mereka telan—pengeluaran dipangkas, tabungan habis untuk kebutuhan dasar, kontrakan
#IndonesiaGelap meluas, memantik amarah publik atas kebijakan yang tak berpihak pada rakyat. Aksi turun ke jalan terus terjadi, suara perlawanan menggema lewat orasi, spanduk, dan poster. Namun, di balik barisan massa, ada perjuangan lain yang tak kalah penting: kerja-kerja perawatan. Dari paramedis jalanan hingga penyedia logistik dan konsumsi, mereka hadir
Jurnalis Sasmito Madrim mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dari VoA Indonesia, yang diduga terjadi setelah ia menyuarakan dukungan untuk Palestina di media sosial. Sebagai bentuk solidaritas, sejumlah jurnalis menggelar aksi simbolik mendukung Sasmito di kantor VoA pada Rabu, 19 Februari 2025. Setelah gagal mencapai kesepakatan dalam perundingan, Sasmito resmi
Dalam 100 hari pertama pemerintahan Prabowo-Gibran, Konsorsium ASAP menilai bahwa negara masih gagal memenuhi perlindungan bagi perempuan. Alih-alih memperkuat Dana Bantuan Korban (DBK), yang krusial bagi restitusi dan kompensasi korban kekerasan seksual, pemerintah justru memangkas anggarannya, sehingga memperburuk akses korban terhadap keadilan dan pemulihan. Simak tayangan selengkapnya di YouTube progreSIP!