

“Walaupun pajaknya naik, (harga) pupuk naik, (harga) benih-benihan naik, (harga) berasnya naik, masyarakatnya enggak protes. Kalau misalkan lahannya diganggu, apa dirusak, pasti masyarakat protes. Airnya diganggu, mata airnya diganggu, pasti masyarakat protes. Karena, itu sumber kehidupan,” (Ridwan, warga Kampung Ading, Cianjur) Rencana pembangunan proyek panas bumi atau geotermal di kaki
Di balkon ruang paripurna DPR RI, sebagian buruh tampak duduk diam ketika Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Puan Maharani mengetok palu mengesahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan pada Selasa, 6 Oktober 2026. Respons tak bergeming sejumlah perwakilan serikat buruh itu tampak kontras dengan buruh-buruh lain yang bertepuk tangan, meneriakkan, “Hidup buruh!”, dan menyerukan
Setelah bersengketa empat bulan lebih, para buruh garmen PT Amos Indah Indonesia akhirnya menyepakati penyelesaian perselisihan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Meski tidak memenuhi target awal, berbagai aksi berhasil melipatgandakan jumlah pesangon yang semula ditawarkan perusahaan. PHK Sepihak dan Tawaran Setengah Hak Sebanyak 133 buruh yang berafiliasi dengan Federasi Serikat Buruh
Mereka ditangkap menyusul aksi demonstrasi Agustus 2025. Sebagian divonis bebas. Tapi, bagaimana kerugian ekonomi mereka? Siapa yang menanggung? Pengunjung sidang mulai memenuhi ruang Kusuma Admadja 4 sejak pukul 13.30 WIB. Mereka menyatakan dukungan pada para tahanan politik Delpedro Marhaen, Muzzafar Salim, Syahdan Husein, dan Khariq Anhar. Jumat, 6 Maret 2026